Posted by: jowvykumala | April 19, 2008

Open Drive Test Telkomsel serempak di 5 rute wilayah Indonesia

Telkomsel Kedepankan Kualitas Jaringan

 

Jakarta, 19 April 2008

 Menyongsong babakan selular berbasis mutu layanan, Telkomsel telah menyiapkan seluruh komponen infrastruktur layanannya termasuk kualitas jaringannya. Untuk memastikan kesiapan jaringannya, Telkomsel melakukan Open Drive Test secara serempak bersama 200 wartawan di 5 jalur antarkota (intercity) yang padat trafik komunikasinya di berbagai wilayah Indonesia.

 

Open Drive Test ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Quality Assurance, di mana sebelumnya Direktur Niaga Telkomsel Richard Tan bersama 60 wartawan juga melakukan kunjungan ke berbagai pusat pelayanan pelanggan seperti GraPARI dan Call Center, guna memastikan kesiapan customer service baik walk-in maupun on-line.

Kegiatan Open Drive Test  ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja dan Direktur Operasi David Ng.  Pengecekan jaringan di 5 rute ini menggunakan kendaraan bus yang dilengkapi alat khusus Drive Test and Monitoring Radio Cellular Performance yang dapat menampilkan performansi jaringan seperti ketersediaan sinyal dan kualitas jaringan.

Rangkaian kegiatan quality assurance ini merupakan wujud nyata dukungan Telkomsel terhadap program pemerintah dalam upaya mengedepankan kualitas layanan telekomunikasi yang tersirat dalam Rancangan Peraturan Menkominfo tentang Standar Wajib Kualitas Pelayanan Telepon bergerak baik dari sisi kualitas jaringan maupun pelayanan pelanggan, yang rencananya segera diimplementasikan di tahun ini.

Kiskenda mengatakan,”Seiring perjalanan 13 tahun Telkomsel melayani Indonesia, industri ini telah memasuki babakan selular berbasis mutu layanan. Kegiatan Open Drive Test  yang hasilnya akan dilaporkan kepada seluruh stakeholders oleh rekan-rekan wartawan ini merupakan bukti keseriusan kami dalam menghadirkan layanan berkualitas secara transparan, sekaligus mendukung upaya regulator dalam mewujudkan iklim kompetisi yang sehat berorientasi pada quality of service.”

Open Drive Test dilakukan secara serempak di 5 rute antarkota yang merupakan jalur trafik padat komunikasi, yakni: Bandung-Bogor, Semarang-Solo-Yogyakarta, Bontang-Samarinda-Balikpapan, Padang-Pekanbaru, dan Pare-Pare menuju Makassar. Diakhir perjalanan dipaparkan hasil drive test yang diukur dalam beberapa parameter yakni Call Setup Success Rate (CSSR), Call Setup Time (CST), Call Completion Success Rate (CCSR), Mean Opinion Score (MOS), dan Reception Level (RxL).

Call Setup Success Rate merupakan prosentase tingkat keberhasilan panggilan yang ditentukan oleh ketersediaan kanal suara yang dialokasikan. Kesuksesan panggil ditandai dengan adanya nada sambung (berbunyi tut….tut…. atau terdengar ring back tone) dan selanjutnya “Tersambung/Connected” tertulis di layar ponsel. Bila angkanya > 95% Sangat Baik, antara 90%-95% Baik, 80%-90% Cukup Baik dan < 80% Kurang Baik.

Call Setup Time adalah waktu yang dibutuhkan (kecepatan) untuk melakukan panggilan ke pihak yang dituju, dalam hal ini dimulai saat pelanggan menekan tombol “Call/Yes” hingga mendengar nada panggil (ukuran kecepatannya dalam detik). Range 1-4 detik Sangat Baik, 4–8 detik Baik, 8-10 Cukup Baik dan >10 detik Kurang Baik.

Call Completion Success Rate merupakan prosentase tingkat kesuksesan suatu hubungan sejak tersambung hingga salah satu pihak melakukan pemutusan. Parameter kesuksesannya adalah komunikasi tanpa putus, tidak terjadi drop call (hubungan terputus). Bila angkanya > 98% Sangat Baik, antara 93%-98% Baik, 88%-93% Cukup Baik dan <88% Kurang Baik.

Mean Opinion Score menggambarkan tingkat kejernihan (kejelasan) suara dalam suatu komunikasi yang diukur dalam skala antara 0—5,  dimana MOS  < 1 adalah kualitas suara buruk atau putus-putus, MOS 1-2 Cukup Baik, MOS 2-3 Baik, dan MOS=3-5 kualitas suara Baik Sekali.

 

Reception Level (RxL) adalah tingkat kekuatan signal di jaringan 2G yang diterima ponsel, sedangkan untuk 3G menggunakan istilah Received Signal Code Power (RSCP).  Skala RxL antara – 47 dBm s/d – 110 dBm (bila menunjuk angka lebih besar dari -85 dBm Sangat Baik, -92 s/d -85 Baik, -105 s/d -92 Cukup Baik, dan < -105 kurang baik). Untuk RSCP menggunakan skala -47 dBm s/d -112 dBm (>-85 dBm Sangat Baik, -98 s/d -85 Baik, -108 s/d -98 Cukup Baik, dan < -108 kurang baik).

 

Parameter-parameter itulah yang akan diukur dalam Open Drive Test di 5 jalur antarkota dengan trafik komunikasi yang padat, dimana dari seluruh call attemps (panggilan handphone to handphone secara acak automatic by system) akan diperoleh angka-angka yang menunjukkan tingkat kualitas jaringan dari semua parameter tersebut (CSSR, CST, CCSR, MOS,  RxL dan RSCP).

“Hasil Open Drive Test merupakan langkah transparansi publik dalam rangka menjaminkan kualitas layanan Telkomsel, sekaligus menjadi feedback untuk pembenahan dan peningkatan kualitas guna menuju tercapainya peran Service Leader serta persiapan menghadapi Quality Audit yang akan dilakukan regulator/pemerintah. Jaminan kualitas jaringan mutlak diperlukan sebagai bagian tanggung jawab layanan sehubungan dengan kepercayaan yang diberikan oleh lebih dari 52 juta pelanggan,” papar Kiskenda.  

Sejalan dengan visinya sebagai Penyedia Solusi Telekomunikasi Nirkabel Terkemuka di Indonesia, Telkomsel terus konsisten dengan komitmennya untuk menggelar jaringannya hingga ke pelosok Indonesia. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat luas agar dapat menikmati layanan selular berkualitas.

”Kami sangat mendukung diimplementasikannya berbagai regulasi yang mengedepankan mutu layanan. Dengan begitu kemajuan industri ini akan menjadi manfaat nyata bagi bangsa dan menjadikan perkembangan telekomunikasi di Indonesia terus melangkah setara dengan negara-negara maju di dunia,” tegas Kiskenda

 

Memasuki babakan layanan selular berbasis kualitas, Telkomsel telah meningkatkan jumlah BTS (Base transceiver Station) secara signifikan yakni dari 17.644 BTS di kuartal pertama (Q1) 2007 menjadi lebih dari 21.000 BTS di Q1 2008.

Telkomsel memandang bahwa pada dasarnya jaringan luas dengan kapasitas yang memadai serta didukung dengan core network yang senantiasa dipersiapkan untuk mendukung implementasi teknologi terkini termasuk 3G WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access), merupakan hal utama dalam melayani masyarakat selular Indonesia.

Sedangkan untuk memberikan kenyamanan ber-SMS, Telkomsel telah menyediakan kapasitas SMS mencapai lebih dari 25.000 SMS/detik. Dengan trafik SMS yang saat ini mencapai sekitar 250 juta SMS/hari, masih mampu melayani lonjakan hingga 2 kali lipatnya.

Direktur Operasi Telkomsel David Ng mengatakan, ”Kami telah melakukan reenginering infrastruktur jaringan Telkomsel, belajar dari pengalaman saat menangani lonjakan trafik komunikasi saat terjadi banjir dan gempa di beberapa wilayah di Indonesia.”

“Berbagai program terkait dengan kualitas jaringan antara lain : program penyeimbangan kapasitas jaringan (Traffic Rebalancing), Pengaturan Jaringan (Network Reconfiguration), Perancangan BTS (BTS Redesign), peningkatan kapasitas (Additional Capacity). Bahkan dalam 3 bulan terakhir, kami telah menambah 3.000 link transmisi guna memberikan kelancaran dan kenyamanan berkomunikasi pelanggan,” ungkap David.

 

Aksi Sosial TELKOMSELspirit

Seiring upaya menghadirkan layanan selular berkualitas lewat kegiatan Quality Assurance, Telkomsel juga melakukan kegiatan Corporate Social Resposibility (CSR) sebagai wujud tanggung jawab perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.

Dalam Open Drive Test ini, melalui program CSR yang diberinama TELKOMSELspirit yang berjiwakan semangat dengan jiwa melayani untuk meningkatkan kehidupan yang lebih baik, perusahaan memberikan bantuan senilai total Rp. 413 juta.

Bantuan tersebut dalam bentuk pencanangan “Go Green” yang menandai dimulainya  penanaman 130.000 pohon hingga akhir tahun ini sebagai bagian dari upaya mendukung pemerintah dan program global untuk menciptakan lingkungan hijau yang berdampak pada iklim dan cuaca global.

Disamping itu juga memberikan donasi sebesar Rp. 130 juta bagi 13 yayasan sosial serta bantuan perlengkapan sekolah dan Paket Buku Cerita Telkomsel yang berkisah tentang nilai-nilai kesantunan berdasarkan budaya asli Indonesia senilai total Rp. 33 juta.

 


Responses

  1. kapan DT tersebut dimulai? dan kemana kami mendapatkan info untuk bisa joint dengan project tersebut

    thanks

  2. DT bukanlah project sebetulnya. Ini merupakan kegiatan rutin yang kerap digelar Tsel, trutama menjelang hari besar seperti sekarang. Pesertanya terdiri dari management internal Tsel plus wartawan yang diundang dari masing-massing lokasi pelaksanaan DT.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: