Posted by: jowvykumala | May 11, 2008

Telkomsel Peduli Pulau-Pulau Terluar di Natuna

Gelar Jaringan Hingga Pelosok dan Aksi Sosial Senilai Rp. 127 Juta

Telkomsel Peduli Pulau-Pulau Terluar di Natuna

 

Ranai – Natuna, 11 Mei 2008

 

Komitmen Telkomsel dalam melayani Indonesia secara nyata diwujudkan dengan penggelaran jaringan selular hingga ke pelosok bahkan menjangkau titik-titik terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Seiring dengan itu, Telkomsel memperkuat komitmennya dengan memberikan program kepedulian di Ranai-Kabupaten Natuna, salah satu pulau terluar Indonesia berupa renovasi sarana sekolah dan buku pendidikan senilai total  Rp.127.100.000,- serta Jalan Sehat bersama 2.000 pelanggan Telkomsel.

 

GM Regional Sales & Customer Service Telkomsel Sumbagteng GH Widodo, “Di Kabupaten Natuna yang berpenduduk sekitar 120.000 jiwa ini, Telkomsel telah menggelar 15 BTS yang meng-cover sekitar 95% populasi wilayah ini. Saat ini jumlah pelanggan Telkomsel di Natuna sekitar 50 ribu yang merupakan bagian dari 15,5 juta pelanggan di Sumatera. Sedangkan untuk pelayanan pelanggan Telkomsel juga telah menggelar Kantor Pelayanan Synergy Telkom Group di kota ini.”

 

Ranai-Kabupaten Natuna berada  di Kepulauan Riau yang termasuk dalam daftar 92 pulau terluar Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden No. 78/2005 tentang pengelolaan pulau kecil terluar. Untuk mencapai kota Ranai diperlukan waktu sekitar dua jam naik pesawat dari Batam, dimana jadwalnya sangat terbatas hanya sekitar 2-3 kali seminggu.

 

Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di pulau terluar sebagai bentuk dukungan Telkomsel terhadap kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dimana seperti kita ketahui Sipadan dan Ligitan diambil alih oleh negara tetangga Malaysia karena kurangnya kepedulian terhadap pembangunan. Sedikitnya 19 pulau terluar di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berada digugusan pulau-pulau di Natuna, Batam, dan Karimun sampai saat ini belum diberi tanda sebagai bentuk monumental milik Kepri.

 

Selain itu, pulau kecil dan terluar itu selama ini disinyalir seringkali dijadikan sarang penyamun, penyelundupan, bahkan tidak menutup kemungkinan perompak. Dengan terbukanya akses komunikasi khususnya selular tentunya akan sangat membantu pihak keamanan untuk melakukan penjagaan dan pemantauan.

 

 

Disamping letaknya yang strategis secara geopolitik dan berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea dan Taiwan, Natuna terkenal sebagai dengan penghasil Minyak dan Gas. Cadangan minyak bumi Natuna diperkirakan mencapai 14.386.470 barel, sedangkan gas bumi 112.356.680 barel, bahkan Ladang Gas Hidrokarbon terdapat cadangan sebesar 46 trillion cubic feet (TCT) merupakan salah satu sumber terbesar di Asia.

 

“Hadirnya layanan Telkomsel secara nyata menjadi percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan sekaligus mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi daerah ini sekaligus menjadi manfaat bagi daya tarik investasi, peluang usaha, bahkan lapangan kerja baru. Terlebih lagi mengingat posisi penting Natuna yang secara geopolitik sangat strategis,” ungkap Dodo (panggilan akrab GH Widodo)

Acara Kepedulian Telkomsel terhadap pulau terluar ini ditandai dengan teleconference antara Bupati Natuna Drs. H. Daeng Rusnadi, M.Si dengan Camat Pulau Laut Drs. Mirwansyah, yang juga merupakan salah satu pulau terluar dengan jarak sekitar 9 jam perjalanan naik kapal dari Natuna, dimana Telkomsel merupakan satu-satunya operator yang hadir disana.

 

Sebagai upaya transparansi sekaligus memastikan kesiapan seluruh komponen infrastruktur layanannya termasuk kualitas jaringannya, Telkomsel melakukan Drive Test bersama puluhan jurnalis dengan rute Ranai, Natuna, dan sekitarnya.

 

“Drive Test ini merupakan sesuatu yang rutin kami lakukan secara internal, selain pengecekan drive test ini juga menjadi feedback bagi kami dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tegas Dodo.

 

“Sejalan kegiatan Telkomsel dalam menjalankan operasional bisnisnya, kami selalu berupaya memberikan manfaat lain dengan melakukan berbagai kegiatan Corporate Social Resposibility (CSR) sebagai wujud tanggung jawab perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Dalam kesempatan ini kami memberikan kepedulian berupa renovasi bagi sekolah dasar dan buku pendidikan senilai Rp. 127.100.000 serta berbagi keceriaan dengan 2.000 pelanggan lewat kegiatan Jalan Sehat,” tambah Dodo.

 

Sumbangan tersebut akan dimanfaatkan untuk pengecatan sekolah yang kondisinya memprihatinkan, guna meningkatkan kembali semangat dan memperlancar proses belajar mengajar. Ditambah lagi siswa juga memperoleh buku pendidikan yang berkisah tentang nilai-nilai kesantunan berdasarkan budaya asli Indonesia.

 

Acara Jalan Sehat merupakan upaya Telkomsel dalam mengajak masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup melalui olahraga yang menyehatkan jasmani dan rohani. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua. Telkomsel juga memberikan hiburan, games, dan hadiah menarik seperti: Sepeda Gunung, Ponsel, Kipas Angin, Televisi, Blender, DVD Player, dan lain-lain.

 

”Kami bersyukur bahwa seluruh sumber daya Telkomsel memiliki tekad untuk memberikan sumbangsih terbaiknya bagi kemajuan negeri ini. Seperti halnya kepedulian yang kami lakukan hari ini, merupakan wujud nyata bahwa kami terus meningkatkan layanan  dan melayani mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok tanpa pilih-pilih, agar tak ada lagi wilayah Indonesia yang terisolir. Untuk wilayah Sumatera layanan Telkomsel saat ini telah menjangkau seluruh kecamatan,” pungkas Dodo.

  

 

Selain kepulauan Natuna yang merupakan salah satu pulau terluar Indonesia, di Sumatera sendiri terdapat puluhan titik di mana Telkomsel yang pertama dan sendirian melayaninya. Contoh di Titik 0 atau KM 0 Sabang, Pulau Batu, P. Hibala Nias, P. Balai Singkil, P. Mentawai, P. Siberiut, P. Tambelan Natuna, Ulurawas, Suwoh, Jangkat Jambi, Enggano Bengkulu, Pulau Bulan, Moro, Pulau Buru, Sungai Guntung dan Tanjung Samak.

 

 

Kepedulian Telkomsel untuk melayani pulau-pulau terluar semakin nyata, dimana sebelumnya Telkomsel bekerjasama dengan Tim Ekspedisi Pulau-Pulau Terdepan Wanadri untuk mendapatkan data secara langsung mengenai pulau-pulau yang berbatasan dengan negara lain. Data tersebut dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan BTS (Base Tranceiver Station), yang menjadi bagian dari keseluruhan 5.000 BTS yang akan dibangun Telkomsel dalam tahun ini.


Responses

  1. berharap semoga telkomsel selalu bisa menjaga keamanan dan kemajuan seluruh bangsa indonesia…
    serta slalu memberikan yang terbaik bagi bangsa indonesia…
    dan TELKOMSEL tetap milik indonesia seutuhnya…amin…amin…amin…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: