Posted by: jowvykumala | June 7, 2008

Solusi komunikasi wilayah terpencil dan bahari Pertama di Indonesia

“Telkomsel Merah Putih” Layani Jalur Laut Pelni

 

Jakarta, 7 Juni 2008

Telkomsel dan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan kerjasama penerapan inovasi solusi komunikasi di jalur transportasi laut. Hal ini sekaligus menandai untuk pertama kalinya di Indonesia bahkan di dunia, diimplementasikannya inovasi teknologi GSM (Global System for Mobile) berbasis IP (Internet Protocol) berkonsep “Remote Solution System” sebagai solusi layanan komunikasi dan informasi di daerah terpencil dan wilayah laut.

 

Layanan ini menjadi persembahan Telkomsel di momen peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, sekaligus menandai era kebangkitan memerdekakan bangsa Indonesia dari keterisolasian komunikasi dan informasi. Implementasi inovasi teknologi ini digelar melalui program bernama TELKOMSEL Merah Putih, singkatan dari TELKOMSEL MEnembus daeRAH Pedesaan (termasuk daerah wisata dan resort), IndUstri TerpencIl (pengeboran lepas pantai, hutan, puncak bukit) dan BaHari (jalur transportasi laut).

 

Kerjasama Telkomsel dan Pelni merupakan bagian dari program “TELKOMSEL Merah Putih” sekaligus sinergi perusahaan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kesamaan visi pelayanan publik. Dengan adanya kerjasama ini “TELKOMSEL Merah Putih” kini berkibar melayani wilayah Bahari Indonesia di Kapal Labobar Pelni, dimana masyarakat dapat menikmati kenyamanan komunikasi dan informasi di sepanjang jalur laut Pelni dari Sabang sampai Merauke, dan tentunya segera menyusul armada bahari lainnya.

 

Selain jalur Bahari, pada saat yang bersamaan TELKOMSEL Merah Putih juga telah hadir melayani pulau terluar Indonesia dan pedesaan yang sebelumnya kesulitan mendapatkan layanan komunikasi, seperti pulau Miangas (pulau terluar berbatasan dengan negara Filipina), Desa Bala Balakang di gugus kepulauan Ambo (antara Pulau Sulawesi dan Kalimantan) dan Desa di Puncak Bukit Malabar Jawa Barat, yang dalam waktu dekat layanannya akan segera diresmikan.

 

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan, “Dengan adanya layanan inovatif hasil karya anak bangsa berbasis teknologi GSM ini serta kerjasama yang baik dengan PELNI, diharapkan visi Telkomsel sebagai Service Leader dapat segera terwujud diseluruh pelosok negeri, dimana pada gilirannya kelak seluruh masyarakat  Indonesia dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan berkomunikasi dimanapun berada yang kali ini coveragenya terbukti sudah dapat menjangkau area pelayanan laut (bahari) di seluruh area Nusantara”.  

 

“Layanan inovatif teknologi GSM berbasis IP (Internet Protocol) ini tentunya akan semakin memperluas coverage layanan telekomunikasi baik di daratan maupun lautan Indonesia. Layanan ini hadir dalam bentuk yang lebih simpel tanpa perlu membangun menara BTS, dimana cukup meletakkan beberapa alat seperti : Antena parabola, modem VSAT IP, pico BTS, Solar cell sebagai power supply atau APB baterai (Automatic Power Backup di daerah yang sudah ada listrik), serta dilengkapi dengan sarana layanan publik berupa 2 buah pesawat telepon FWT (Fixed Wireless Telephony) sebagai Warsel bagi mereka yang belum mempunyai ponsel,” tambah Kiskenda

 

Direktur Utama Pelni Isnoor Haryanto mengatakan, “Sesuai peran kami dalam membuka keterisolasian jalur laut, kerjasama startegis ini juga memberikan nilai tambah bagi Pelni dalam hal pemanfaatan untuk telemetri (kesediaan bahan bakar, suhu kapal), juga tracking realtime jalur pelayaran kami. Selain tentunya yang utama bermanfaat bagi masyarakat untuk tetap dapat menelpon keluarga maupun rekannya bahkan di tengah laut sekalipun.”

 

Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, ”Kami menyambut baik hadirnya inovasi layanan Telkomsel Merah Putih ini, dimana 2/3 Indonesia merupakan wilayah kelautan. Telkomsel memberi kontribusi positif sesuai dengan visi dan misi pemerintah dalam membangun Indonesia, sekaligus sumbangan luar biasa dalam mengintegrasikan wilayah Indonesia. Saya juga berkomitmen akan ikut meresmikan layanan ini di wilayah-wilayah terpencil Indonesia.”

 

“Sebagai negara kepulauan sepanjang 1/8 bentangan dunia dengan luas 1,9 juta km persegi yang memiliki 18.000 pulau, geografis Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Untuk itu, seiring dengan upaya penggelaran jaringan yang umum dilakukan oleh operator selular, Telkomsel juga terus melakukan inovasi dan integrasi teknologi dalam upaya menghadirkan solusi teknologi yang tepat untuk wilayah-wilayah yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan telekomunikasi. Salah satunya adalah inovasi teknologi GSM berbasis IP (Internet Protocol) berkonsep“Remote Solution System” sebagai solusi layanan komunikasi dan informasi di daerah terpencil seperti pedesaan dan pulau-pulau terluar Indonesia termasuk wilayah laut,” tegas Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Syarif Syarial Ahmad.

 

“Bahkan inovasi teknologi ini memberikan kecepatan penyediaan jaringan telekomunikasi selular menjadi lebih cepat, dimana sebelumnya pembangunan cara konvensional dengan membangun menara BTS butuh waktu sekitar 1-2 bulan. Dengan inovasi teknologi BTS Pico GSM berbasis IP (Internet Protocol) ini hanya cukup membutuhkan waktu sekitar 2 jam saja,” tambah Syarif.

 

“Hal ini sekali lagi membuktikan kemampuan rekayasa teknologi karya anak bangsa Indonesia dalam mengintegrasikan beberapa perangkat sistem dan produk teknologi canggih, menjadi suatu solusi penyediaan fasilitas telekomunikasi berkualitas yang sesuai dengan karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Bahkan tidak hanya di sisi teknologi telekomunikasinya, mengingat banyak wilayah Indonesia yang mempunyai permasalahan ketersediaan listrik, maka kami juga telah mengimplementasikan inovasi alternatif power supply dengan tenaga matahari (Solar Cell) dan tenaga angin (kincir angin),” papar Syarif.

 

Kiskenda mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang lahir pada 26 Mei 1995 dari rahim BUMN TELKOM yang berorientasi pada pelayanan publik, Telkomsel secara cepat melakukan penggelaran jaringan hingga pelosok dimana saat ini Telkomsel telah berhasil melayani lebih dari 95 persen wilayah populasi penduduk dengan membangun lebih dari 22.000 BTS (Base Transceiver Station) atau sekitar 150 kali lipat dari BTS yang dibangun tahun 1995 (awal beroperasi) yang hanya 149 BTS.

 

“Hanya dalam satu setengah tahun sejak kelahirannya tahun 1995, Telkomsel berhasil menggelar jaringannya di seluruh Ibu Kota Propinsi pada akhir tahun 1996. Selanjutnya tahun 2005 berhasil melayani seluruh kabupaten dan kini telah ‘memerdekakan’ seluruh kecamatan di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan segera menyusul kecamatan-kecamatan di Wilayah Indonesia Timur (Sulawesi, Maluku dan Papua),” tambah Kiskenda.

 

Kepedulian melayani hingga daerah terpencil dan memajukan perekonomian daerah merupakan salah satu yang melatarbelakangi jajaran Telkomsel untuk terus bekerja keras secara cepat memerdekakan bangsa Indonesia dari keterisolasian komunikasi dan informasi sekaligus memajukan negeri sejajar dengan negara-negara maju di berbagai belahan dunia.

 

Ketersediaan sarana telekomunikasi tentunya akan meningkatkan kelancaran komunikasi antar penduduk sekaligus meningkatkan percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan. Tak terbayangkan jika suatu daerah tidak ada sarana telekomunikasi, selain terisolir, dunia luar akan memandang sebagai suatu indikasi keterbelakangan.

 

Seiring luasnya jaringan telekomunikasi hingga pelosok, kini layanan Telkomsel telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dengan berbagai profesi (pejabat, artis, pedagang, sopir, tukang ojek, tukang becak, guru, pelajar, mahasiswa, pegawai, petani, ibu rumah tangga, pembantu, pebisnis, nelayan dll).

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: