Posted by: jowvykumala | June 23, 2008

Telkomsel Kembali Raih “Operator Of The Year”

Asian Mobile Award 2008 bagi pelaku industri Asia-Pasifik

Telkomsel Kembali Raih “Operator Of The Year”

 

Singapore, 19 Juni 2008

Untuk keempat kalinya Telkomsel kembali meraih pengakuan penghargaan bagi pelaku industri terbaik di kawasan Asia sebagai OPERATOR OF THE YEAR INDONESIA di ajang Asian MobileNews Award 2008. Keberhasilan Telkomsel mempertahankan predikat terbaik dalam 4 tahun berturut sejak pertama kali Award ini digelar 2005 merupakan hasil survey dan penilaian Asian MobileNews – Singapore Magazine (Charlton Media Group).

 

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama Tekomsel, Kiskenda Suriahardja dari Tim Charlton (Publisher Asian Mobile News magazine) pada Malam Penyerahan Award berlokasi di Hitel Shangrila Singapore (20/6), yang dihadiri oleh CEO (Chief Executif Officer) dari berbagai pelaku industri selular Asia .

 

Di samping Telkomsel, Operator Of The Years dari negara Singapore adalah M1, India (Idea Cellular), Filipina (Smart Telecommunication), Hongkong (PCCW), Malaysia (Maxis), serta  Thailand (AIS) menjadi operator terbaik di Malaysia sekaligus Asia.

 

Hal ini menjadikan Telkomsel sebagai satu-satunya operator di Asia yang selama 4 tahun bertuturutan tak tergoyahkan menyandang predikat Operator of The Year. Sedangkan operator yang gagal mempertahankan predikat “Operator Of the Year 2007” adalah SingTel (Singapore), Global Telecom (Filipina), DTAC (Thailand), dan CSL (Hongkong). 

 

Sedangkan penghargaan untuk produk ponsel terbaik Asia kategori Best 3G Mobile Phone adalah Nokia N95, Best mobile phone Ad compaign (Nokia N82), Best smart phone (Nokia N95)), Best Ladies mobile phone (Sony Ericsson W350i), Best entry level (Sony Ericsson T280i), Most Fashionable Mobile Phone (Samsung Georgia Armani), Best Mobile Phone Application (Face Book on Blackberry) dan Mobile Phone of The Year adalah Samsung Ultra Edition 13.8.

 

Kiskenda Suriahardja mengatakan, “Penghargaan yang diterima Telkomsel ini merupakan suatu bukti bahwa penghargaan yang diberikan oleh lembaga internasional ini menggambarkan apa yang dilakukan Telkomsel in-line dengan perkembangan seluler di dunia internasional”, ungkap Kiskenda. 

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra kerja Telkomsel yang telah berkontribusi mendukung dan bekerjasama dalam upaya memberikan yang terbaik, hingga Telkomsel mendapatkan predikat “Operator of The Year” untuk yang ke-4 kalinya berturut-turut sejak ajang ini mulai digelar dua tahun lalu,” ungkap Kiskenda.

 

Kiskenda menambahkan bahwa penghargaan ini tentunya semakin melengkapi berbagai penghargaan yang telah diterima Telkomsel baik dari dalam negeri maupun Internasional.  Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sekaligus menjadi pendorong bagi seluruh jajaran Telkomsel untuk terus berkomitmen memberikan yang terbaik dalam upaya melayani Indonesia.

 

Tercatat beberapa penghargaan terbaru yang diterima Telkomsel tahun 2008 seperti: Perusahaan Idaman di Warta Ekonomi Award, Best GSM Operator di Forsel Award, Best Value Added Service di Goelden Ring Award, Best Customer Service, Best Operator dan Best Brand di Selular Award, Best Operator dan Best Inovation di Gadget Award, ’Master Satisfaction Award’ karena 6 tahun berturut-turut mempertahankan “ICSA Award’, serta Sertifikasi mutu internasiona ISO untuk seluruh lini pelayanan (Walk In dan Call Center).

 

Telkomsel juga mempelopori industri selular Indonesia untuk Go International dengan menjadi salah satu pendiri Bridge Alliance yang merupakan aliansi mobile selular terbesar di Asia Pasfik beranggotakan 11 operator yakni: Airtel (India), Advanced Info Service (Thailand), CSL (Hong Kong), CTM (Macau), Globe Telecom (Philippines), Maxis (Malaysia), SingTel Mobile (Singapore), SingTel Optus (Australia), SK Telecom (Korea), Taiwan Mobile (Taiwan), dan Telkomsel (Indonesia).

 

Telkomsel bersama Bridge Alliance juga telah memperluas layanannya melalui kerjasamanya dengan aliansi operator terbesar di Eropa yakni Freemove yang beranggotakan: Orange, TeliaSonera, Telecom Italia Group dan T-Mobile. Kerjasama tersebut merupakan ekspansi layanan dengan wilayah kerjasama terluas meliputi 38 negara dan sekitar 500 juta pelanggan di empat benua (Eropa, Amerika, Asia dan Australia).

 

“Tujuan dari aliansi ini adalah menghadirkan pelayanan global melalui pengembangan produk dan layanan selular regional secara bersama dan mengeksplor platform layanan yang kompatibel lintas negara. Hal ini menjadikan pelanggan yang berada di luar negeri, akan menikmati layanan selular layaknya di negera sendiri. Bahkan pelanggan Telkomsel corporate dapat menikmati layanan selular regional yang ditawarkan oleh salah satu operator yang masuk dalam group Bridge Alliance”, pungkas Kiskenda.

 

Telkomsel yang kini melayani 52 juta pelanggan, juga terus berupaya menggelar jaringannya hingga pelosok bahkan wilayah-wilayah yang sebelumnya kesulitan mendapatkan layanan komunikasi. Sejak awal beroperasinya tahun 1995 di mana Telkomsel hanya memiliki 149 BTS (Base Transceiver Station), kini telah menggelar lebih dari 22.000 BTS atau sekitar 150 kali lipatnya, di mana telah meng-cover lebih dari 95% populasi Indonesia. Bahkan kenyamanan berkomunikasi di luar negeri pun dijamin karena Telkomsel bermitra dengan 288 operator International Roaming di seluruh belahan dunia.

 

Bahkan untuk pertama kalinya di dunia, Telkomsel telah mengimplementasikan inovasi teknologi GSM (Global System for Mobile) berbasis IP (Internet Protocol) berkonsep “Remote Solution System” sebagai solusi layanan komunikasi dan informasi di daerah terpencil dan wilayah laut, melalui program bernama TELKOMSEL Merah Putih, singkatan dari TELKOMSEL MEnembus daeRAH Pedesaan (termasuk daerah wisata dan resort), IndUstri TerpencIl (pengeboran lepas pantai, hutan, puncak bukit) dan BaHari (jalur transportasi laut).

 

Sedangkan dari sisi Inovasi, menyonsong era m-commerce, Telkomsel juga telah memperkenalkan layanan T-cash sebagai layanan mobile wallet dan remmitance (pengiriman uang) pertama di Indonesia yang telah sukses di ujicoba di Hongkong, dimana dimaksudkan untuk melayani para TKI di luar negeri.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: