Posted by: jowvykumala | October 29, 2008

Telkomsel Dukung Inisiasi Sekolah Terpencil Berbasis IT

Program Kepedulian Kesenjangan Pendidikan dan Teknologi

Bandung, 29 Oktober 2008

 

Telkomsel mendukung inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam peluncuran program sekolah terpencil berbasis informasi dan teknologi (IT), yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil melalui penerapan teknologi informasi. Program ini sekaligus upaya Telkomsel dalam mendukung pemerintah dalam program pemerataan dan kesetaraan mutu pendidikan sekaligus kesenjangan teknologi (digital gap).

Peluncuran sekolah terpencil berbasis teknologi informasi di Jawa Barat ditandai dengan teleconference video call 3G antara Wagub Jabar Dede Yusuf bersama Wakil Walikota Cimahi Edi Rahmat, Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja,  dan GM PLN Distribusi Jabar Banten A. Budiman Bachrulhayat yang berada di SD Negeri Cipageran Mandiri 1 Cimahi dengan Bupati Ciamis yang berada di salah satu sekolah terpencil yakni SD Negeri Bangun Jaya 1, Langkap Lancar yang berjarak sekitar 6 jam dari kota Ciamis.

Wagub Jabar Dede Yusuf  (paling kanan) bersama Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja (kedua dari kanan),  GM PLN Distribusi Jabar Banten A. Budiman Bachrulhayat dan  Wakil Walikota Cimahi Edi Rahmat saat melakukan video teleconference dengan Bupati Ciamis yang menandai peluncuran program Sekolah Terpencil Berbasis Informasi dan Teknologi (STBI), Cimahi-Bandung (27/10). Program ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil melalui penerapan teknologi informasi, yang saat ini telah di terapkan di SD terpencil di Langkaplancar-Ciamis dan Cidaun-Cianjur, serta menyusul titik-titik lokasi lainnya di 17 kabupaten di Jawa Barat.

Wagub Jabar Dede Yusuf (paling kanan) bersama Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja (kedua dari kanan), GM PLN Distribusi Jabar Banten A. Budiman Bachrulhayat dan Wakil Walikota Cimahi Edi Rahmat saat melakukan video teleconference dengan Bupati Ciamis yang menandai peluncuran program Sekolah Terpencil Berbasis Informasi dan Teknologi (STBI), Cimahi-Bandung (27/10). Program ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil melalui penerapan teknologi informasi, yang saat ini telah di terapkan di SD terpencil di Langkaplancar-Ciamis dan Cidaun-Cianjur, serta menyusul titik-titik lokasi lainnya di 17 kabupaten di Jawa Barat.

 

Dalam kesempatan itu diserahkan bantuan kepedulian pendidikan dari Telkomsel dan PLN berupa bantuan 12 unit komputer, 6 printer, 6 modem USB flash, dan 2 LCD projector bagi 3 SD di Kec. Lankaplancar, Kab. Ciamis dan 3 SD di Kec. Cidaun, Kab. Cianjur. Selain itu didemokanpula proses pembelajaran jarak jauh dan  e-book dari Crayonpedia, yakni program buku-buku sekolah melalui website yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Kiskenda mengatakan,”Dukungan Telkomsel pada program Sekolah Terpencil Berbasis IT ini selain merupakan bagian program kepedulian kami di bidang pendidikan, juga memiliki kesamaan visi, dimana Telkomsel merupakan satu-satunya operator yang memiliki kepedulian melayani negeri hingga ke seluruh pelosok dan bahkan daerah terpencil.”

“Melalui program Merah Putih, Telkomsel telah menghadirkan akses komunikasi di daerah-daerah yang sulit dijangkau, perbatasan, daerah terluar dan pulau terdepan, bahkan kapal laut yang sebelumnya sangat sulit berkomunikasi. Kami berharap program kepedulian yang merupakan sinergi antara Pemprov Jabar, Telkomsel dan PLN ini dapat menjadi manfaat bagi dunia pendidikan dalam hal pemerataan dan kesetaraan mutu pendidikan melalui akses dan penerapan teknologi informasi,” ungkap Kiskenda  

Dalam sambutannya Wagub Jabar mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang memiliki kepedulian, dalam hal ini Telkomsel yang mendukung secara infrastruktur teknologi dan jaringan serta PLN yang siap mensuplai listrik. Sinergi ini merupakan salah satu wujud nyata pembangunan di dunia pendidikan untuk ikut mengangkat kesetaraan dunia pendidikan antara daerah pelosok dengan kota, sehingga diharapkan dapat memperkecil disvarietas mutu pendidikan antara daerah terpencil dengan kota. Selain itu, program sekolah terpencil berbasis teknologi informasi diharapkan dapat memotivasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

Wagub menambahkan, “Pemerintah ke depannya juga akan membuat akses menuju lokasi sekolah, tetapi proses tersebut akan memakan waktu 1 tahun. Namun dengan teknologi informasi, proses dapat ditempuh hanya dengan 2 minggu saja. Inilah yang disebut sebagai percepatan dunia pendidikan.”

Pada tahap awal, kedua daerah terpencil yakni Langkaplancar Kabupaten Ciamis dan Cidaun Kabupaten Cianjur akan dijadikan titik sentral IT yang akan menghubungkan daerah-daerah terpencil di Jabar dengan provinsi maupun pusat dalam hal ini dititikberatkan di Cimahi yang memilki visi cyber city sebagai pusat layanan pembelajaran jarak jauh (distance learning) di Jawa Barat.

Tindak lanjut dari program sekolah terpencil berbasis teknologi informasi adalah dibukanya titik-titik lokasi lainnya di 17 kabupaten yang memiliki daerah terpencil, sehingga ke depannya, tidak ada alasan lagi sekolah terpencil tidak terjangkau oleh teknologi informasi dan komunikasi dengan bantuan dunia usaha dan dunia industri.

TELKOMSEL Merah Putih

TELKOMSEL Merah Putih merupakan singkatan dari TELKOMSEL MEnembus daeRAH Pedesaan (termasuk daerah wisata dan resort), IndUstri TerpencIl (pengeboran lepas pantai, hutan, puncak bukit) dan BaHari (jalur transportasi laut). Lewat  layanan inovatif hasil karya anak bangsa berbasis teknologi GSM in, kini seluruh masyarakat  Indonesia dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan berkomunikasi dimanapun berada.

Bahkan beberapa waktu lalu tepatnya 13 Oktober 2008 pada puncak perayaan Hari ABRI Telkomsel Merah Putih pun telah hadir di wilayah terpencil perbatasan negara, yakni distrik Sota Wasur (12 kilomater dari Merauke), Senggi di timur Jayapura, dan Motamasin NTT dekat Covalima Timor Leste.

Bahkan menjelang HUT RI 16 Agustus 2008 lalu, kehadiran infrastruktur telekomunikasi Telkomsel di pulau terluar dan terpencil  ini, memungkinkan Presiden RI dapat langsung berdialog dengan masyarakat yang tinggal di pulau terluar berbatasan dengan Filipina yakni Pulau Marore dan Pulau Kisar perbatasan Timor Leste serta daerah terpencil Rinding Allo di perbukitan Sulawesi.

Hadirnya layanan Telkomsel secara nyata menjadi percepatan pertumbuhan perekonomian dan kemasyarakatan sekaligus mampu menjadi katalisator dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus menjadi manfaat bagi daya tarik investasi, peluang usaha, bahkan lapangan kerja baru. Terlebih lagi mengingat posisi penting wilayah-wilayah perbatasan yang secara geopolitik sangat strategis dalam menjaga keutuhan negara.

Saat ini telah ada 100 titik jaringan “Telkomsel Merah Putih”, dimana dalam hingga akhir tahun 2008 ini di rencanakan bisa melayani 3.000 titik dan 10.000 titik lagi tahun berikutnya. Disamping pulau terluar perbatasan negara, jaringan Telkomsel juga telah menjangkau desa-desa dipelosok yang sebelumnya terisolir seperti: Desa Balabalakan (Selat Makassar), pemukiman Baduy dan desa-desa terpencil di Jawa Barat (Bukit Malabar, Desa Rajasa, Kertasari, Agrabintan, Sukaresmi, dan Pule Joho).

Selain wilayah terpencil dan pulau terluar, Telkomsel juga telah bekerjasama dengan PELNI untuk melayani jalur bahari, dimana saat ini jaringan Telkomsel telah dipasang di KM. Labobar dan KM Kelud, dan segera menyusul 20 kapal milik PELNI lainnya.


Responses

  1. Saya sebagai pendidik di sd tertarik dengan bantuan IT dari telkomsel sekolah saya perlu bantuan untuk pengembangan IT di Sekolah Dasar terpencil yaitu di SDN Rongga Kec. Cihampelas kab. bandung barat bagaimana caranya supaya sekolah kami tidak gaptek baik guru maupun siswanya

  2. Kapan ada tanggapan mendapat bantuan saya guru di daerah terpencil kab bandung barat kec cihampelas

    • Bapak punya nomor tlp yg bisa dihubungi?
      Rekan2 saya di Bandung sdh coba meng-email ke Bpk tapi gak ada tanggapan….

  3. Sebagai pendidik merasakan perlunya bantuan IT bagi sekolah kami khususnya anak didik kami yang tergolong dari keluarga yang tidak mengenal IT,saya merasa sedih ketika pembelajaran pengenalan IT hanya pengambaran saja.Sedangkan IPTEK di dunia luar setiap detik ada pembaharuan.Makanya kami harapkan bantuan ke SDN Rongga kec.Cihampelas Kab.Bandung Barat.Tlp 081320536868

  4. Kami tunggu CSR dari Telkomsel di SDN I Cihampelas, Kab.Bandung Barat Untuk kemajuan dunia pendidikan Indonesia….

  5. Nomor tlp yang bisa dihubungi 085659976977 ,maaf email saya tdk aktif, kepada telkomsel kami menunggu sekali kehadiran bantuan IT di sd kami sd terpencil kami yaitu sdn pasirkalapa bukan sdn rongga

  6. Untuk kemajuan siswa dalam mengenal IT kami mohon bantuan komputer, walaupun kami tinggal di transmigrasi 60 KM dari ibukota kabupaten SDN 008 sudah Online menggunakan gprs telkomflash


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: